Joint Seminar Pendidikan Matematika dan Tadris Matematika Bahas Pembelajaran Inklusif dan Mendalam
Program Studi Pendidikan Matematika UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta bersama Program Studi Tadris Matematika UIN KH Abdurrahman Wahid Pekalongan menyelenggarakan kegiatan Joint Seminar sebagai salah satu implementasi kerja sama akademik antara kedua program studi. Kegiatan yang dilaksanakan secara daring pada Selasa, 5 Mei 2025 ini diikuti oleh seluruh mahasiswa dari kedua program studi. Seminar ini menjadi ruang bersama untuk memperluas wawasan mahasiswa terkait perkembangan isu dan pendekatan kontemporer dalam pendidikan matematika.
Dari pihak Pendidikan Matematika UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, narasumber Sumbaji Putranto menyampaikan materi bertajuk “Pembelajaran Matematika Inklusif: Konsep, Peluang, dan Tantangannya.” Dalam paparannya, ia menyoroti pentingnya menghadirkan pembelajaran matematika yang mampu mengakomodasi keberagaman karakteristik dan kebutuhan peserta didik. Sementara itu, narasumber dari pihak Tadris Matematika UIN KH Abdurrahman Wahid Pekalongan, Ahmad Dzulfikar, membawakan topik “Pembelajaran Matematika Mendalam (Orientasi Berpikir Matematis)” yang menekankan pentingnya penguatan cara berpikir matematis melalui pemahaman konseptual yang lebih mendalam.
Ketua Program Studi Tadris Matematika UIN K.H. Abdurrahman Wahid, Santika Lya Diah Pramesti, mengungkapkan harapannya agar kegiatan ini tidak menjadi satu-satunya bentuk implementasi kerja sama kedua belah pihak, melainkan diikuti oleh berbagai agenda akademik lainnya pada masa mendatang. Senada dengan hal tersebut, Ketua Program Studi Pendidikan Matematika UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Burhanddin Latif juga menyambut baik keberlanjutan kolaborasi ini serta menyoroti menariknya dua topik yang diangkat dalam seminar. Menurutnya, pembelajaran matematika inklusif dan pembelajaran mendalam sering kali dipandang sebagai dua pendekatan yang berseberangan, padahal keduanya dapat saling melengkapi dalam upaya membangun pembelajaran matematika yang lebih bermakna.