Redesain Kurikulum Program Studi Pendidikan Matematika Berorientasi OBE dan Tantangan Masa Depan

Program Studi Pendidikan Matematika UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta menyelenggarakan kegiatan Redesain Kurikulum pada Selasa, 13 Februari 2024. Kegiatan ini menghadirkan Dr. Ali Mahmudi, M.Pd. dari Universitas Negeri Yogyakarta sebagai narasumber. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Dekan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Prof. Dr. Sri Sumarni, M.Pd., serta Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kelembagaan FITK, Prof. Dr. Abdul Munip, M.Ag., bersama pimpinan program studi dan dosen Pendidikan Matematika.

Dalam paparannya, Dr. Ali Mahmudi menegaskan bahwa pengembangan kurikulum harus diarahkan untuk memenuhi standar Outcome-Based Education (OBE) yang menjadi acuan berbagai skema akreditasi internasional. Menurutnya, penyusunan kurikulum tidak boleh berhenti pada pemenuhan dokumen administratif, tetapi harus memastikan bahwa setiap Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) memiliki esensi yang jelas, dapat dicapai melalui proses pembelajaran, dan terukur melalui sistem asesmen yang tepat. Selain itu, beliau menekankan pentingnya penerapan backward curriculum design, yaitu merancang kurikulum dengan memulai dari profil lulusan yang diharapkan. Setelah kompetensi lulusan ditetapkan, barulah disusun struktur mata kuliah, strategi pembelajaran, serta bentuk evaluasi yang selaras untuk mendukung pencapaian CPL secara optimal.

Menjawab tantangan perkembangan zaman, Dr. Ali Mahmudi juga mengingatkan bahwa pendidikan perlu mempersiapkan mahasiswa menghadapi masa depan yang terus berubah. Pembelajaran tidak cukup hanya berfokus pada keterampilan teknis (how to do), tetapi harus mampu menumbuhkan pemahaman yang mendalam mengenai alasan dan makna di balik suatu pengetahuan (why). Oleh karena itu, kurikulum perlu mengembangkan kompetensi abad ke-21, seperti kemampuan berpikir kritis dan kreatif, komunikasi, kolaborasi, serta literasi informasi dan teknologi.

Melalui kegiatan ini, Program Studi Pendidikan Matematika UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta semakin memperkuat komitmennya untuk menghasilkan kurikulum yang adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, kebutuhan masyarakat, serta tuntutan mutu pendidikan tinggi di tingkat nasional maupun internasional.

--BL