Dinamika 1: Menggali Pemanfaatan GeoGebra dalam Pembelajaran Matematika

Rabu, 14 September 2022 Dialog Pendidikan Matematika mengusung tema “Teaching Mathematics for Secondary School Using GeoGebra” dengan narasumber Mathias Tejera, M.Sc. dari Johannes Kepler University, Austria yang diselenggarakan melalui zoom. Kegiatan yang dibuka oleh Ketua Program Studi Bapak Dr. Ibrahim, M.Pd dan dimoderatori oleh Hunafa Nabililmuna mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika semester 3 ini diawali dengan pemaparan materi dan dilanjutkan dengan workshop. Peserta sebanyak 258 orang yang terdiri dari mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika UIN Sunan Kalijaga, mahasiswa umum, guru matematika, pegiat pembelajaran matematika, dan masyarakat umum.
Mathias Tejera, M.Sc memaparkan beberapa pengembangan yang dilakukan pada GeoGebra kemudian dimanfaatkan sebagai media pembelajaran. Beliau memaparkan alasannya bahwa GeoGebra dapat menampilkan informasi materi dalam bentuk demonstrasi atau memvisualisasikan konsep-konsep matematika serta menjadi alat bantu untuk mengkonstruksikan konsep-konsep tersebut. GeoGebra juga menampilkan animasi-animasi yang menarik sehingga peserta didik termotivasi untuk belajar matematika. Pada akhir presentasinya, Mathias Tejera, M.Sc banyak memberikan contoh-contoh penerapan GeoGebra dalam pembelajaran matematika.
Kegiatan ini dilaksanakan dengan baik dan sesuai dengan tujuan. Berdasarkan respon peserta, peserta sudah memahami apa itu aplikasi GeoGebra dan cara menggunakan aplikasi GeoGebra pada matematika terlebih pada materi geometri. Secara khusus, peserta memahami pentingnya menggunakan aplikasi GeoGebra sebagai upaya meningkatkan kualitas pendidikan. Dari diskusi nampak bahwa peserta menyakini bahwa GeoGebra memiliki kelebihan jika dibandingkan dengan perangkat lunak matematika lain seperti Geometer’s Sketchpad, Cabri, Maple, Mathlab, Derive, Autograph dan sebagainya. Beberapa diantaranya menyampaikan bahwa GeoGebra mudah digunakan sama halnya dengan paket-paket perangkat lunak geometri dinamis (DGS) yang lain seperti Autograph, Cabri ataupun Geometer’s Sketchpad tetapi juga memberikan fitur fitur dasar CAS seperti yang ada di Maple dan Derive untuk menjembatani beberapa perbedaan antara geometri, aljabar dan kalkulus. GeoGebra merupakan perangkat lunak yang bebas digunakan dan digandakan (freeware) dan open source (kode programnya tersedia) sehingga banyak orang yang terlibat mengembangkannya. Peserta lain menambahkan bahwa dukungan komunitas yang kuat dengan tersedianya forum-forum di internet untuk pengembangan perangkat lunak GeoGebra, memberikan solusi permasalahan dan tersedianya lembar kerja GeoGebra yang bisa dimodifikasi.
Peserta kegiatan menyakini bahwa GeoGebra dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran matematika. Berbagai manfaat GeoGebra, diantaranya GeoGebra dapat dimanfaatkan sebagai media untuk menunjang proses pembelajaran matematika yang dapat difungsikan untuk mendemonstrasikan atau memvisualisasikan konsep-konsep matematika khususnya yang membutuhkan ketelitian tinggi seperti halnya grafik, serta sebagai alat bantu untuk konstruksi konsep-konsep matematika. Program GeoGebra melengkapi berbagai jenis software atau aplikasi yang ada pada computer untuk pembelajaran aljabar maupun geometri yang sudah ada, seperti Derive, Maple, MuPad, Geometry’s Sketchpad, atau Cabri. GeoGebra menawarkan kesempatan yang efektif sebagai inovasi lingkungan belajar online interaktif yang memungkinkan siswa mengeksplorasi berbagai konsep-konsep matematika. GeoGebra membantu siswa untuk memahami konsep-konsep matematika yang membutuhkan ketelitian tinggi, GeoGebra memudahkan siswa membuat grafik dari persamaan yang sulit digambarkan secara manual, dan GeoGebra dapat menghasilkan lukisan-lukisan geometri dengan cepat dan teliti, bahkan yang rumit.