PELATIHAN DAN KOMPETISI PENULISAN ARTIKEL POPULER MEDIA MASSA: MEMBUMIKAN IDE DAN OPINI MAHASISWA PRODI PENDIDIKAN MATEMATIKA

Ide ataupun opini tidak akan didengar jika tidak disampaikan baik secara lisan maupun tertulis. Ide ataupun opini yang memberikan dampak signifikan perlu disuarakan kepada khalayak umum salah satunya melalui media massa. Media massa seperti majalah popular ataupun koran merupakan media yang menyentuh berbagai lapis kalangan masyarakat baik akademisi maupun nonakademisi. Bahasa yang digunakan pun harus popular di telinga masyarakat atau yang lebih umum sering disebut sebagai tulisan atau artikel populer. Berbeda dengan jurnal ilmiah sebagai media publikasi artikel ilmiah yang cenderung dikonsumsi oleh akademisi.

Artikel popular dapat untuk menyuarakan berbagai opini, solusi, ide dari isu-isu actual yang berkecamuk di masyarakat. Semua orang bisa menulis artikel popular termasuk civitas akademika di lingkungan universitas seperti dosen ataupun mahasiswa. Oleh karena itu Program Studi Pendidikan Matematika FITK UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta selama 3 hari berturut-turut melaksanakan kegiatan Pelatihan dan Kompetisi Penulisan Artikel Populer di Media Massa dengan narasumber bapak Teguh Deni Aljabar, redaktur dari Media Jabar Group secara daring melalui zoom meeting pada tanggal 28-30 Juli 2021.

Kegiatan dibuka oleh MC dari mahasiswa, Riham Fahira Rantayu, mahasiswa pendidikan Matematika angkatan 2019 dan dibuka langsung oleh bapak Dr. Ibrahim, M.Pd. selaku ketua program studi Pendidikan Matematika FITK UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Beliau juga menyampaikan tentang mukadimah workshop kepenulisan bagi dosen maupun mahasiswa di mana ketika kita berpendapat dalam bentuk tulisan, maka akan terdokumentasi dan dapat dibaca banyak orang. Dengan banyaknya isu yang ada di sekitar kita mengenai pendidikan matematika yang dapat dipublikasikan di media massa, maka tulisan popular dapat menjadi opsi yang lebih luwes dan fleksibel untuk ditulis. Salah satu isu yang dapat dibahas adalah tentang pandemic, ataupun psikologis siswa dan orang tua.

Materi hari pertama bertemakan “Tips dan Trik Melejitkan Ide dengan menulis karya Ilmiah Populer (Popular Scientific Writing) di Media Massa” yang dimoderatori oleh Bapak Sumbaji Putranto, M.Pd., dosen pendidikan Matematika. Narasumber menyampaikan bahwa kunci dasar menulis adalah (1) membaca, di mana mahasiswa minimal harus meluangkan setidaknya 3 jam/hari untuk membaca agar mampu menulis dengan baik, (2) mengkaji, hal ini dapat dilakukan dengan dosen ataupun dengan ahli lainnya; dan (3) menulis.

Narasumber yang masih muda tetapi sudah menjadi seorang redaktur professional di media massa juga menyampaikan teknik dalam menyusun artikel populer. Adapun langkah penulisan artikel popular: (1)tentukan topic, (2) penentuan judul yang unik, bombastic, sensional, kontroversi, istilah yang sedang trend, efesien, (3) tentukan media massa yang akan dituju, (4) pengembangan gagasan, (5) perencanaan naskah, (6) pengembangan paragraph, (7) pembuatan draf, dan (8) finalisasi. Sementara itu untuk sistematika penyajian yaitu pendahuluan, isi/ inti, penutup berisi penyeselaian dari sudut pandang kita. Peserta yang mengikuti kegiatan ini adalah hampir 100 mahasiswa yang mengikuti kegiatan pelatihan penulisan artikel popular.

Hari kedua dari serangkaian kegiatan ini diisi dengan penulisan artikel popular oleh mahasiswa secara mandiri yang didampingi ataupun konsultasi secara oleh narasumber. Dari kegiatan ini dihasilkan 24 artikel popular mahasiswa yang kemudian dipilih 5 besar untuk dipresentasikan dan direview langsung oleh narasumber pada hari ketiga atau hari terakhir. Presentasi dimoderatori langsung oleh dosen pendidikan matematika yaitu ibu Dian Permatasari, M.Pd. Adapun 5 mahasiswa yang mendapat kesempatan untuk presentasi adalah Lintang Ega Shavira, Aninda Aulia Rahayu, Riham Fahira Rantayu, Rusydan Latifah, dan Rahmat Zulfan Fauzi.

Artikel pertama dari Lintang Ega Shavira berjudul “Dengan Anyaman Ajaib, Belajar Luas Dan Keliling Bangun Datar Jadi Lebih Mudah!”, sedangkan judul artikel popular dari Aninda Aulia Rahayu adalah “Prokrastinasi Akademik Matematika Selama Pembelajaran Daring”. Selanjutnya presentasi ketiga oleh Riham Fahira Rantayu dengan judul “Belajar Matematika Dengan Mengeksplorasi Kota Semarang, Apakah Bisa?” yang dilanjutkan oleh Rusydan Latifah dengan judul “Etnomatematika: Membelajarkan Matematika Melalui Budaya Lokal”. Presentasi ditutup oleh Rahmat Zulfan Fauzi dengan judul “Opini Matematika Membuat Rasa Tidak Suka dengan Matematika”. Penilaian artikel dan presentasi dilakukan oleh narasumber langsung dan diperoleh 3 terbaik yaitu (1) Aninda Aulia Rahma, (2) Rusydan Latifah, dan (3) Rahmat Zulfan Fauzi.

Para mahasiswa juga sangat antusias dalam mengikuti serangkaian kegiatan ini dan bahkan beberapa mahasiswa sudah berhasil submit dan dimuat di media massa. Kegiatan pelatihan dan kompetisi penulisan artikel popular ini ditutup langsung oleh bapak Dr. Ibrahim, M.Pd. selaku kaprodi pendidikan Matematika.

Penulis: Nidya